Kamis, 20 November 2014

SEJARAH BERDIRI UMKM JAMUR ABATA


Jumlah Pengusaha Usaha Kecil Mikro dan Menengah di Indonesia saat ini mencapai angka 56.000.000 jiwa. Jumlah ini mampu memberi sumbangan 98,79% dari parameter pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2012 lalu. Salah satu Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) yang sedang berkembang di Kabupaten Sukoharjo adalah UMKM Jamur ABATA . Dilatarbelakangi oleh adanya kandungan protein nabati yang tinggi dan non kolesterol pada jamur terutama jamur tiram dan jamur kuping sehingga produk jamur sekarang ini banyak dicari dan dikonsumsi oleh masyarakat sebagai makanan olahan ataupun untuk dibudidayakan lagi. Namun pada awalnya UMKM Jamur ABATA ini banyak mendapat cekaman dari pemerintah karena ketakutan masyarakat sekitar UMKM terkena racun jamur. Akirnya cekaman tersebut dapat diatasi dengan pemberian solusi berupa sosialisasi pemberian masakan jamur kebeberapa yang menentang berdirinya UMKM jamur ABATA dan akhirnya terbukti bahwa tidak mekandung racun jamur.
UMKM Jamur ABATA berdiri sejak tahun 2003 di Desa Polokarto, Kabupaten Sukoharjo. UMKM yang didirikan masih berskala kecil dan terbatas atas kapasitas produksinya. Kemudian pada tanggal 1 November 2013 Pemilik UMKM yaitu Bapak Agus Bernadi berniat untuk mengembangkan UMKM Jamur ABATA dengan memperluas UMKM dan peningkatan kapasitas produksinya karena semakin banyaknya pesanan dan minat dari para konsumennya yang berada di dalam maupun luar kota baik berupa jamur ataupun baglognya. Nama ABATA dipilih sebagai nama UMKM ini karena memiliki filosofi bahwa dari a ke ba kemudian ta (bahasa arab) artinya pemilik berharap agar UMKM nya dapat terus berkembang dari yang berskala kecil hingga berskala besar. UMKM Jamur ABATA ini terletak di selatan Balai Desa Gentan, jalan Sukoharjo - Bekonang km 3, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo. UMKM Jamur ABATA ini tidak hanya melayani penjualan jamur tiram dan jamur kuping saja, melainkan melayani pemesana baglog jamur tiram dan jamur kuping, melayani pembelian miselium F3serta konsultasi masalah jamur.

Senin, 10 November 2014

Visi dan Misi



Visi ABATA JAMUR
Mengembangkan ekonomi kreatif melalui UMKM Jamur.

Misi ABATA JAMUR:
1. Menjaga kualitas produk dan kestabilan produksi.
2. Mengembangkan ketrampilan petani dalam budidaya jamur melalui training.
3. Memperluas pangsa pasar dengan upaya diversifikasi produk.

Abata Jamur, Bersama Petani Mengembangkan Ekonomi Kreatif

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes